Renungan buat saya dan kalian
Suatu ketika, dalam majelis koordinasi seorang akhwat berkata pada
mas’ul dakwahnya, “Akhi, ana ga bisa lagi berinteraksi dengan akhfulan”.
Suara akhwat itu bergetar. Nyata sekali menekan perasaannya. Pekan
lalu, ikhwan tersebut membuat pengakuan yang membuat ana merasa risih.
Afwan, terus terang juga tersinggung. Sesaat kemudian suara dibalik
hijab itu mengatakan, “Ia jatuh cinta pada ana”.
Mas’ul tersebut terkejut, tapi ditekannya getar suaranya. Ia berusaha
tetap tenang. “Sabar Ukhti, jangan terlalu diambil hati. Mungkin
maksudnya tidak seperti yang Anti bayangkan”, Sang mas’ul mencoba
menenangkan terutama untuk dirinya sendiri.
“Afwan, ana tidak menangkap maksud lain dari perkataannya. Ikhwan itu
mungkin tidak pernah berpikir dampak perkataannya. Kata-kata itu membuat
ana sedikit banyak merasa gagal menjaga hijab ana, gagal menjaga
komitmen dan menjadi penyebab fitnah. Padahal, ana hanya berusaha
menjadi bagian dari perputaran dakwah ini”, sang akhwat kini mulai
tersedak terbata.
Showing posts with label Kisah dan Cerita. Show all posts
Showing posts with label Kisah dan Cerita. Show all posts
Wednesday, July 14, 2010
Ketika Ikhwan dan Akhwat Jatuh Cinta
Diposkan oleh
azzahra
di
6:27 PM
Label:
Akhwat,
Cinta,
Ikhwan,
Islam,
Kehidupan,
Kisah dan Cerita
0
comment
Subscribe to:
Posts (Atom)


