Showing posts with label Inspirasi dan Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi dan Motivasi. Show all posts

Wednesday, January 12, 2011

LIFE IS AN ADVENTURE

7 comment



I want to live my life to the absolute fullest. To open my eyes to be all I can be. To travel roads not taken. To meet faces unknown. To feel the wind. To touch the stars. 

I promise to discover my self. To stand tall with greatness. To chase down and catch every dream. 

[Living a Full Life on the outside, Starts on the inside]. 

LIFE IS AN ADVENTURE. 

#NUTRILON

9 Kebiasaan Menyegarkan Otak

12 comment



9 Kebiasaan Menyegarkan Otak

Wanita Energik
VIVAnews - Rasa jenuh dengan aktivitas sama setiap harinya dapat menimbulkan depresi. Kebosanan ini juga bisa membuat otak Anda merasa 'kurang tertantang'. Jika Anda sering mengalami hal ini, jangan diam saja. Lakukan latihan berikut ini yang bisa membuat Anda seperti memiliki otak 'baru'.

Dorothea Brande, penulis dan editor asal Amerika Serikat yang terkenal dengan bukunya "Wake Up and Live and Becoming a Writer", menyarankan beberapa latihan mental untuk membuat pikiran Anda jadi lebih tajam. Latihan-latihan dimaksudkan untuk menarik Anda keluar dari kebiasaan dan rutinitas, memberikan Anda perspektif berbeda, serta menempatkan Anda dalam situasi yang membutuhkan akal serta kreativitas dalam memecahkan masalah.

Brande percaya, hanya dengan melakukan pengujian dan peregangan sendiri Anda mengembangkan kekuatan mental. Berikut sembilan latihan yang disarankan oleh Brande yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Divine Caroline.

1. Habiskan satu jam setiap harinya dengan tidak berkata apa-apa. Kecuali, untuk menjawab pertanyaan secara langsung, di tengah-tengah kelompok, tanpa menimbulkan kesan bahwa Anda merajuk atau sakit. Cobalah bersikap sebiasa mungkin.
2. Berpikirlan selama 30 menit setiap hari tentang satu subjek. Mulailah dengan berpikir dalam lima menit jika 30 menit terlalu lama.
3. Berbicaralah selama 15 menit per hari tanpa menggunakan kata "Aku", "Saya", dan  "Milik saya".
4. Cobalah untuk diam di tengah keramaian
5. Lakukan kontak dengan orang baru dan biarkan ia menceritakan banyak hal soal dirinya tanpa ia menyadari.
6. Ceritakan secara eksklusif tentang diri sendiri dan kesenangan Anda tanpa mengeluh, membual atau membuat bosan teman Anda.
7. Buat rencana selama dua jam per hari dan lakukan rencana itu dengan konsekuen.
8. Buatlah 12 kegiatan yang dilakukan secara acak dan spontan. Misalnya, sepulang mendatangi tempat makan yang belum pernah dikunjungi sebelumnya lalu pulang bukan dengan naik taksi tetapi ojek. Atau, biasanya pada pagi hari Anda minum kopi, minumlah air putih atau jus. Usahakan kegiatan tersebut berbeda dari rutinitas Anda.
9. Dari waktu ke waktu, luangkan setiap harinya menjawab "Ya" untuk setiap permintaan orang lain, tapi tentunya yang masuk akal.

***
Sumber:

 


Tuesday, January 11, 2011

NIAT dan KEMANTAPAN HATI

3 comment



NIAT dan KEMANTAPAN HATI. 

Tidak ada keraguan. 

Hal itu diwujudkan dengan do'a, amal-amal baik, dan sedekah.

Kalimat-kalimat tersebut saya dapat dari seseorang ketika saya sedang curhat mengenai kondisi saya. Dengan hal-hal tersbeut, saya simpulkan bahwa kita tidak cukup untuk membuat rencana bagaimana teknis pengerjaan kegiatan yang akan dan sedang kita lakukan. Namun, kondisi ruhiyah a.k.a rohani kita harus ditingkatkan. Murobbi saya pernah berkata ketika saya curhat tentang mengapa kinerja saya dirasakan kurang begitu baik.

"Ketika ada sesuatu yang terjadi dengan diri kita, misalnya kinerja yang kurang baik, berarti kita harus meninjau kembali kondisi ruhiyah kita. Ketika hubungan kita dengan Allah baik, maka baik juga hubungan kita dengan yang lainnya"

Segalanya bergantung dan bersama dengan niatnya. Begitulah yang terdapat dalam Hadits Arba'in yang pertama. Niatkanlah hanya untuk Allah semata. Barangsiapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya.

Barang siapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia kami berikan ketiadaannya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bagianpun di akhirat. [QS. As Syurra (42) : 20]

Intinya kita harus menyetrika niat kita (meluruskan niat kita) dan mintalah kemantapan hati dari-Nya

Bismillaahirrahmaanirrahiim, Innallaha ma'ana 


Tuesday, January 4, 2011

Let’s Learn English, What is this?

1 comment



Let’s Learn English, What is this?

This is an apple, and what is that?
This is book, and how about this?

Hahaha, if I remember about that sentence, “Let’s learn English, what is this?” I also remember about Korea’s TV program, Full House. And that guest is Super Junior, one of boy band from Korea. Hahahah. I think it was very funny. You must to watch that program. :D
Super Junior
But, in here, I don’t wanna teach you about that. Hehe. So, what kind of stuff for I share to you?

Just read this stuff, guys! ^^v



Thursday, November 18, 2010

Saatnya Pemuda Beraksi

0 comment




Rosita Suryani
Matematika ITB 2009

Essai
Tema             : Peran Pemuda dalam Memajukan Jawa Barat
Judul             : Saatnya Pemuda Beraksi
Abstrak         :

Pemuda Sunda yang hidup di antara globalisasi dan budaya Sunda yang mengalami penurunan dituntut untuk berkontribusi dalam kemajuan Jawa Barat. Pemuda berada di tengah umur yang memiliki kehebatan dan keunikan tersendiri. Sejarah pun membuktikan bahwa peran pemuda sangat berpengaruh. Banyak tantangan yang dihadapi oleh pemuda dalam kontribusinya di kemajuan Indonesia umumnya dan Jawa Barat khususnya.  Pemuda mempunyai banyak potensi dalam kemajuan Jawa Barat. Akan tetapi jika tidak dilakukan pembinaan yang terjadi adalah sebaliknya. Potensinya tak tergali, semangatnya melemah atau yang lebih buruk lagi ia menggunakan potensinya untuk hal-hal yang tidak baik misalnya tawuran. Sekali lagi, pemuda adalah usia dan sosok yang hebat tapi tidak semua pemuda hebat. Pemuda yang hebat adalah pemuda yang berani bermimpi dan berniat, mengandalkan diri sendiri, berani berbuat, berani berkomitmen dan menjaga komitmennya. Itulah sosok yang dibutuhkan dalam kemajuan Jawa Barat. 



Wednesday, July 28, 2010

Melihat Kebaikan di Segala Hal [Bagian Keempat]

1 comment



***
Terimakasih telah membaca bagian ketiga :)
Bagi yang belum membaca bagian pertama hingga ketiga, baca ya!
***
Bagi Orang Mukmin, Ada Kebaikan dalam Segala Hal

Setiap orang mengalami saat-saat sulit dalam kehidupannya. Kesulitan ini membuat frustasi, stres, atau menjengkelkan kebanyakan orang yang hidupnya jauh dari moralitas yang ditentukan dalam Al-Qur`an. Karena itu, mereka dengan mudah merasa gelisah, tegang, dan marah. Karena mereka tidak memiliki keyakinan akan kesempurnaan yang melekat pada takdir yang ditetapkan oleh Allah, mereka tidak mencari keberkahan atau kebaikan yang ada di dalam peristiwa yang mereka alami. Bahkan, karena mereka tidak memiliki keyakinan, setiap detik yang mereka habiskan tampaknya menjadi berseberangan dengan apa yang mereka inginkan. Dengan demikian, mereka menjalani sisa hidupnya dengan beban masalah dan tekanan.



Melihat Kebaikan di Segala Hal [Bagian Ketiga]

0 comment



***
Terimakasih telah membaca bagian kedua :)
Bagi yang belum baca bagian pertama dan kedua, baca ya!
***
Bagaimana Melihat Kebaikan dalam Segala Hal yang Terjadi


Menyadari bahwa Allahlah yang Telah Menakdirkan Semua Hal dalam Setiap Detailnya

Kebanyakan orang merasa senang saat segala sesuatu terjadi sesuai dengan keinginannya. Akan tetapi, orang beriman tidak boleh cenderung kepada perasaan seperti itu. Di dalam Al-Qur`an, Allah memberikan kabar gembira bahwa Dia telah menentukan setiap peristiwa demi kebaikan hamba-Nya dan hal tersebut tidaklah menimbulkan rasa sedih ataupun masalah bagi mereka yang benar-benar beriman.

Seseorang yang menyadari kebenaran ini di dalam hatinya akan merasa senang terhadap apa yang dihadapinya dan ia melihat karunia yang tersimpan di balik apa yang terjadi.

Banyak orang bahkan tidak ingin repot-repot berpikir bagaimana dan mengapa mereka ada di dunia ini. Walaupun kata hati akan menuntun mereka untuk menyadari bahwa keajaiban dunia dan penataannya yang sempurna ini memiliki pencipta, cinta yang luar biasa banyaknya yang dirasakan di dunia ini, keengganan mereka untuk melihat kebenaran, membawa mereka pada pengingkaran terhadap realitas keberadaan Allah. Mereka mengabaikan fakta bahwa setiap kejadian dalam hidupnya ditentukan sesuai dengan rencana dan tujuan tertentu; mereka malah menghubungkannya dengan ide yang sungguh-sungguh salah, yakni hanya sebatas kebetulan atau keberuntungan. Bagaimanapun juga, ini hanyalah sebuah pandangan yang menghalangi seseorang untuk melihat kebaikan dalam peristiwa-peristiwa yang terjadi dan kemudian menarik pelajaran dari peristiwa tersebut.



Melihat Kebaikan di Segala Hal [Bagian Kedua]

0 comment



***
Terimakasih telah membaca bagian pertamanya :)
Bagi yang belum, seharusnya baca dari bagian pertama ya!
***

Melihat Kebaikan dalam Segala Peristiwa

Sebenarnya, melihat kebaikan dalam segala hal merupakan ungkapan yang biasa. Dalam kehidupan kita sehari-hari, orang sering mengatakan, “Pasti ada kebaikan (hikmah) di balik kejadian ini,” atau, “Ini merupakan berkah dari Allah.”

Biasanya, banyak orang mengucapkan ungkapan-ungkapan tersebut tanpa memahami arti sebenarnya atau semata-mata hanya mengikuti kebiasaan masyarakat yang tidak ada maknanya. Kebanyakan mereka gagal memahami arti yang sebenarnya dari ungkapan-ungkapan tersebut atau bagaimana pemahaman itu dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada dasarnya, kebanyakan manusia tidak sadar bahwa ungkapan-ungkapan tersebut tidak sekadar untuk diucapkan, tetapi mengandung pengertian yang penting dalam kejadian sehari-hari.



Melihat Kebaikan di Segala Hal [Bagian Pertama]

0 comment



PENDAHULUAN

Jika Anda dapat berhenti sejenak kemudian memikirkan tentang kehidupan Anda, Anda akan menyadari bahwa semua ingatan Anda walaupun mungkin terdiri atas beberapa dekade, akan berarti sebagai perbincangan beberapa menit saja. Apa yang pernah Anda pikir penting, atau yang benar-benar Anda kejar, atau yang coba Anda hindari, kini semuanya adalah bagian dari masa lalu. Apa pun yang mengingatkan kita pada pikiran-pikiran dan perasaan ini, itu hanyalah kenangan.

Bagaimanapun juga, dalam pandangan Allah, setiap kata yang Anda ucapkan dan setiap pikiran yang terlintas dalam benak Anda telah diketahui-Nya. Setelah mati, di mana masing-masing manusia telah ditetapkan waktunya, rekaman setiap tindakan kita akan dibeberkan di hadapan kita. Yang akan terlihat dari kehidupan kita hanyalah terdiri atas detik demi detik, tanpa terlewat satu bagian kecil pun. Dalam pandangan Allah, tak ada rincian hidup kita yang terlupakan.



Friday, July 23, 2010

Too Much You Know, You Don’t Know

0 comment




 Pikiran Rakyat, No 199 Tahun XLIV - Tahun Republik LXIV, edisi Sabtu, 17 Oktober 2009
Lebih baik menjadi pelukis yang luar biasa daripada menjadi dokter yang biasa-biasa saja. Pernyataan inilah yang sering diulang oleh ahli bedah bisnis, Rhenald Kasali (49). Akan tetapi bukan berarti dia ingin beralih profesi. Dia hanya mengkritisi banyaknya anak muda yang memilih jurusan atau sekolah, hanya karena sekolah atau jurusan itu favorit tanpa mempertimbangkan kebutuhannya. “Sistem yang ada pada pendidikan kita membuat siswa menjadi misalokasi”,  kata pengusaha yang juga pengajar di sejumlah perguruan tinggi ini.
Menurut dia, perguruan tinggi banyak mencetak lulusan di suatu bidang yang dianggap favorit, tetapi hanya melahirkan sedikit sekali lulusan di bidang tertentu yang sebenarnya sangat dibutuhkan. “Kalau saya, mending menjadi pelukis yang luar biasa daripada menjadi dokter yang biasa-biasa saja. Buat apa?”, kata pria kelahiran Jakarta, 13 Agustus 1960 ini.



PASIEN CERDAS HARUS PROAKTIF

0 comment



PASIEN CERDAS HARUS PROAKTIF
Oleh : Ahmad Soffullah


Pasien harus aktif bertanya kepada dokter jika ada sesuatu yang mengganjal agar tidak pernah ada dusta antara dokter dan pasien.

Berita seputar kasus Prita Mulyasari menjadi tajuk utama di berbagai media massa dalam beberapa waktu terakhir. Ibu dua anak itu terseret dugaan pencemaran nama baik yang dituduhkan sebuah rumah sakit di kawasan Tangerang, Banten.

Keprihatinan pun kemudian muncul dari berbagai pihak. Tidak tanggung-tanggung saking simpatinya sejumlah politikus kawakan juga turut unjuk gigi menjadi pahlawan bagi Prita.

Sebagian besar masyarakat menganggap Prita sosok pasien yang teraniaya. Kasus Prita mengingatkan kita mengenai peliknya hubungan antara dokter, rumah sakit dan pasien yang terjadi selama ini.


Misteri Rasa Sakit

0 comment



Written by Lucky Miftah Saviro   
Sunday, 11 July 2010 20:43
Misteri Rasa Sakit


Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.” (QS Ad - Dukhaan [44]: 38).

Tak ada satu pun yang Allah ciptakan di muka bumi ini dengan sia-sia dan tanpa perhitungan. Tak ada yang Allah ciptakan di bumi ini dengan tanpa tujuan dan manfaat. Bahkan sebuah rasa sakit pun yang terkadang kita anggap sebagai siksaan, sebetulnya Allah ciptakan dengan suatu maksud yang ternyata bisa mengantarkan kita untuk selalu bertafakur dan bersyukur kepanya-Nya dan bisa menjadi suatu anugrah bagi orang-orang tertentu.

Nyeri mempunyai makna dalam kehidupan manusia. Kita lahir dalam kenyerian/kesakitan. Kita menghadapi maut dalam kenyerian/kesakitan. Kita hidup dalam kenyerian/kesakitan baik bersifat psikis maupun somatik-viseral. Nyeri tidak hanya suatu signal yang menandakan adanya suatu proses patologis di dalam sistem tubuh kita.  Tetapi dengan nyeri inilah, seorang hamba dapat sadar bahwa dirinya hanyalah makhluk ciptaan Tuhannya yang penuh dengan kelemahan dan ketidakberdayaan.

Definisi dari nyeri itu sendiri adalah suatu sensori yang tidak menyenangkan pengalaman emosi yang dihubungkan dengan aktual dan potensial kerusakan jaringan atau kondisi dimana terjadi kerusakan. Sebelum era penemuan ilmiah, semua orang percaya bahwa seluruh tubuh manusia bisa merasakan sakit. Sebelum peran ujung saraf di kulit itu ditemukan, manusia sudah belajar tentang keberadaan ujung saraf tertentu yang mengirimkan rasa sakit ke otak. Kulit berhubungan dengan sensitivitas karena
mengandung mayoritas saraf.




Thursday, July 15, 2010

15 Adab Agar Tilawah Anda Memberi Bekas

2 comment








dakwatuna.com - Agar Al-Qur’an memberi bekas ke dalam hati, ada adab-adab yang perlu Anda perhatikan saat membacanya. Berikut ini beberapa adab yang bisa Anda lakukan.
1. Pilihlah waktu yang terkategori waktu Allah ber-tajalli kepada hamba-hamba-Nya. Di saat itu rahmat-Nya memancar. Bacalah Al-Quran di waktu sepertiga terakhir malam (waktu sahur), di malam hari, di waktu fajar, di waktu pagi, dan di waktu senggang di siang hari.
2. Pilih tempat yang sesuai. Misalnya, di masjid atau sebuah ruangan di rumah yang dikosongkan dari gangguan dan kegaduhan. Meski begitu, membaca Al-Qur’an saat duduk dengan orang banyak, di kendaraan, atau di pasar, dibolehkan. Hanya saja kondisi seperti itu kurang maksimum untuk memberi bekas di hati Anda.



Wednesday, July 14, 2010

Surat Kaleng dari Teman yang Berada di Tahun 2015

0 comment



Aku hidup di tahun 2050.
Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.
Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.

Aku pikir aku tidak akan hidup lama lagi.
Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku.

Aku teringat disaat berumur 5 tahun
Semua sangat berbeda.
Masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.
Berbeda dengan sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang dibasahi dengan minyak mineral.

Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan.
Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.
Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng.

Tetapi sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.



Jurus Menghindari Bad Mood

0 comment



Hayoo! Siapa yang ga pernah bad mood? Wajar sih kita sering bad mood, tapi jangan keseringan aja. entar temen-temen kita malah kabur tuh pas lihat muka kita. :D :D

Terus, gimana nih supaya kita menghilangkan bad mood? Jawabannya




Kisah Menyentuh Seorang Ibu Tua

0 comment



Ini cerita dari Jepang kuno. Mudah-mudahan bisa diambil hikmahnya...

Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.

"Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.

Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.



Renungan Kita Tentang Pendidikan

0 comment



Sir Ernest Rutherford, Presiden dari Royal Academy, dan penerima Nobel
Fisika menceritakan kisah ini:


"Beberapa waktu lalu aku menerima panggilan dari kolegaku. Dia akan
memberikan nilai nol untuk ujian salah seorang siswanya, tapi siswa
tersebut berkeras dia harus mendapatkan nilai sempurna. Sang instruktur dan
siswa teresebut sepakat untuk penengah yang obyektif dan aku yang dipilih".

Soal ujiannya berbunyi: "Tunjukkan cara mengukur tinggi sebuah gedung
dengan bantuan barometer."
hayo...pada bisa ga?


Adakah Gagal atau Sukses Itu?

0 comment



Adakah gagal atau sukses itu? Sebuah pertanyaan yang memerlukan pemikiran mendalam. Memang, pertanyaan ini sederhana namun jawabannya tidak sesederhana itu. Pertama kita perlu mendefinisikan secara tepat, apa itu gagal. Kita juga perlu melihat makna gagal apakah yang banyak dipahami oleh orang saat ini adalah hanya sebuah opini atau makna sesungguhnya. Pada kenyataannya banyak orang yang mengatakan tidak ada gagal namun anehnya banyak orang yang sangat takut dengan gagal. Jika tidak ada gagal, mengapa orang masih takut dengan gagal?



Seorang Gadis Kecil Bernama Bar'ah (TRUE STORY)

0 comment



Ini adalah kisah gadis berumur 10 tahun bernama Bar`ah, yang orangtuanya dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.


Pada usia ini, Bar `ah menghafal seluruh Al Qur'an dengan tajweed, dia sangat cerdas dan
gurunya mengatakan bahwa dia sudah maju untuk anak seusianya.


Keluarganya kecil dan berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya ... . hingga suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan diketahuilah ibu bar’ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.


Ibu bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan
tidak menemukan ibunya di sampingnya ... dan inilah ucapan ibu bara’ah kepadanya "Bar`ah aku akan pergi ke surga di depan Anda, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak... "


Pesona Ayat Suci Al-Qur'an

0 comment



Rasulullah SAW pernah meminta sahabatnya yang bernama Abdullah bin Mas'ud supaya membaca al-Qur'an di hadapannya. Sebagaimana diketahui Ibnu Mas'ud adalah sahabat Nabi yang terkenal dengan qira'ahnya yang bagus dan lagu serta suaranya amat merdu.


Ibnu Mas'ud membaca beberapa ayat dari surat an-Nisa'. Tetapi setelah sampai ayat 41, maka Rasulullah meminta Ibnu Mas'ud supaya berhenti, karena iar matanya telah bercucuran terharu. Ayat an-Nisa' 41 itu artinya sbb. :

"Betapa dahsyatnya keadaan di kala itu (hari akhirat), bila Kami (Allah) menghadirkan seorang saksi bagi setiap ummat, dan engkau (Muhammad) Kami hadirkan juga sebagai saksi bagi mereka."

Rasulullah tak tahan mendengar ayat itu, bagaimana kalau dia menjadi saksi kelak bagi ummatnya yang bejat-bejat yang sudah rusak moralnya, bagaimana pula dia dihadirkan sebagai saksi bagi ummatnya yang kafir durhaka dan apakah dia tahan melihat ummatnya yang durhaka itu dihalau oleh malaikat ke neraka? Semuanya itu terbayang di pelupuk matanya, dan karena itu beliau menangislah. "Cukup, cukup, sampai di sini wahai ibnu Mas'ud" kata Rasulullah kepada sahabatnya yang ahli qira'ah lagi bersuara merdu itu. Ya, beliau terharu dan hatinya tersentuh.